5 Bahaya Sabun Pemutih Tubuh yang Harus Diwaspadai, Jangan Asal Pilih

Gambar: Istimewa

Memiliki kulit putih merupakan sebagian yang diinginkan oleh sebagai orang. Namun, tinggal di negara tropis membuat sebagian besar wanita Indonesia berkulit coklat sawo matang. Namun, kulit sawo matang memang rentan dipandang tampak kusam dan kumal.

Itu kenapa banyak wanita Indonesia yang menginginkan kulit putih dan cerah. Dengan banyaknya permintaan pasar Indonesia, produk sabun pemutih tubuh pun menjadi marak dijual. Namun,perlu berhati-hati, karena beberap produk yang dijual ternyata mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan.

Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, 5 bahaya sabun pemutih tubuh yang harus diwaspadai, jangan asal pilih.

Bisa Sebabkan Penuaan Dini dan Kanker Kulit

Gambar: Halodoc

Pada dasarnya tidak ada sabun pemutih tubuh ampuh secara permanen. Perlu diingat, bahwa pada umumnya pemutih kulit membuat produksi melanin berkurang, sehingga menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Jika digunakan dalam jangka panjang, akan menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit. Melanin berfungsi untuk melindungi kulit kita dari efek negatif sinar ultraviolet. Dengan berkurangnya kadar melanin, dampak sinar ultraviolet terhadap kulit meningkat. Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan mempercepat terjadinya keriput serta berpotensi memicu kanker kulit.

Jangan asal pilih

Armoura
Sumber: tipsperawatancantik.com

Sebenarnya menggunakan sabun pemutih tubuh yang ada di supermarket atau sabun pemutih badan di apotik relatif aman, karena produk-produk yang ada di tempat-tempat tersebut biasanya sudah melalui uji dan izin BPPOM.

Produk yang harus di waspadai adalah sabun pemutih badan yang umumnya dijual secara bebas melalui online. Sabun pemutih badan terbaik adalah yang terbuat dari bahan-bahan alami. Ada beberapa sabun pemutih badan permanen di apotik atau di pasaran yang mengklaim dapat memutihkan kulit.

Hindari Sabun Berbahan Merkuri dan Hidroquinon

Sumber: Suara.com

Merkuri adalah bahan aktif yang dapat mengelupas lapisan epidermis kulit. Namun penggunaan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan sistem syaraf serta menimbulkan masalah psikologis. Penggunaan bahan ini pada ibu hamil juga mengakibatkan kerusakan otak pada janin.

Sedangakan penggunaan bahan Hidroquinon dalam kadar tinggi  atau yang berkelanjutan dapat memicu Hiperpigmentasi atau menggelapnya warna kulit akibat pertambahan kadar melanin, vitiligo atau menghilangnya pigmen kulit secara keseluruhan akibat matinya sel melanosit, penghasil melanin dan kulit menjadi berwarna biru kehitaman.

Hindari Sabun Berbahan Steroid dan Ascorbic acid (vitamin C) Secara Berlebihan

Sumber: Woop.id

Salah satu efek samping dari pemakaian steroid adalah penipisan pada lapisan kulit. Jika kulit menjadi terlalu tipis, orang tersebut akan lebih mudah tergores atau terluka. Steroid juga dapat terserap oleh tubuh dan masuk ke dalam pembuluh darah.

Vitamin C memutihkan kulit dengan berfungsi sebagai antioksidan kuat yang menekan reaksi oksidasi di dalam sintesis melanin. Biasanya pemberian vitamin C dilakukan melalui suntikan. Namun, apabila diberikan secara berlebihan dapat memperberat kerja ginjal, menyababkan batu ginjal, pusing dan pingsan.

Cek Produk Terlebih Dahulu

Sumber: Liputan6.com

Jika Anda tetap ingin menggunakan produk pemutih tubuh , kamu bisa memilih produk dengan kandungan yang aman, misalnya ekstrak mulbery, camnomile, arbutin atau teh hijau. Sebelum kamu membeli sabun pemutih tubuh, Anda sebaiknya mengecek terlebih dahulu apakah produk tersebut teregistrasi di BPPOM.

Kamu juga dapat mengecek dengan mengoleskan sedikit produk di kulit lengan bagian bawah, kemudian lihat efeknya setelah 24 jam. Jika aman, Anda bisa melanjutkan pemakaian. Dengan begitu,kamupun dapat tampil cantik dan keamanan kesehatan Anda tetap terjaga.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top