6 Bahaya Whey Protein Bagi Kesehatan, Jangan Dikonsumsi Terlalu Berlebihan

Armoura
Gambar: Pixabay

Sebelumnya whey protein dibuang begitu saja namun setelah ditemukan khasiatnya whey protein kini jadi santapan lezat. Protein whey umumnya digunakan untuk meningkatkan kinerja atletik dan menambah kekuatan, tetapi bukti yang mendukung penggunaan ini tidak konsisten.

Protein whey juga dikatakan dapat digunakan untuk mengembalikan berat badan pada orang dengan HIV dan membantu mencegah kondisi alergi pada bayi. Whey protein jadi  sumber protein yang dapat meningkatkan kandungan nutrisi pada makanan. Produk diet terbaik, disini. 

Akan tetapi whey protein mungkin juga memberikan efek pada sistem kekebalan tubuh. Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, 6 bahaya whey protein bagi kesehatan, jangan dikosumsi terlalu berlebihan, Jumat (1/5/2020).

1. Menimbulkan jerawat

Dampak negatif mengonsumsi susu whey protein yang pertama ialah menyebabkan jerawat. Apa hubungan protein dan munculnya jerawat? Hal ini karena terdapat kaitan antara hormon insulin like growth factor 1 (IGF-1). Ini adalah hormon yang bisa mempercepat pertumbuhan otot, namun bisa juga menyebabkan munculnya jerawat.

Sebuah penelitian mengungkapkan, terdapat keterkaitan antara hormon IGF-1 dengan produksi sebum. Tingkat IGF-1 yang lebih tinggi dapat menyebabkan produksi sebum meningkat. Dengan meminum susu protein hal itu dapat meningkatkan hormon. Produk diet terbaik, disini. 

2. Menyebabkan dehidrasi

Seseorang yang banyak mengonsumsi protein baik dari daging sapi, ayam, atau susu protein biasanya kerap kehabisan air di dalam tubuhnya. Kondisi dehidrasi akan sering terjadi sehingga mereka harus minum air minimal 8 gelas per hari. Apabila kebutuhan air tidak dicukupi, seseorang akan cenderung lemas dan tidak bersemangat.

Selain harus memenuhi asupan cairan, hal ini juga harus dibarengi dengan olahraga sehingga protein yang masuk ke dalam tubuh dapat digunakan untuk membangun sel-sel otot yang ‘rusak’ saat kamu melakukan sejumlah latihan. Produk diet terbaik, disini. 

3. Formasi batu ginjal dan asam urat

Ketika kamu mengkonsumsi whey protein, ada risiko pembentukan batu ginjal. Meskipun mungkin bukan penyebab langsung, para ahli percaya bahwa protein ini dapat memperburuk kondisi jika kamu sudah mengalaminya. Untuk mencegah hal ini, kamu harus mengambil jumlah serat makanan, dan air yang cukup. Produk diet terbaik, disini. 

Selain itu meskipun tidak ada bukti bahwa whey protein adalah penyebab langsung Asam Urat, itu dapat memperburuk masalah jika kamu sudah memilikinya. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum kamu mulai mengkonsumsi whey protein jika ada riwayat Asam Urat dalam keluarga.

4. Berisiko penyakit jantung dan masalah hati

Mengkonsumsi whey protein secara berlebihan dapat memperparah masalah hati. Inilah mengapa penting untuk memastikan bahwa mengonsumsi protein secukupnya setiap saat. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi whey protein, karena dapat mengganggu efek dari obat yang konsumsi untuk kondisi hati.

Selain masalah hati whey protein menurut para ahli percaya bahwa mengkonsumsi terlalu banyak dapat memiliki efek berbahaya pada orang yang menderita penyakit Jantung. Ini dapat menyebabkan serangan Jantung, irama Jantung yang abnormal, dan serta hilangnya fungsi Jantung.

5. Mengganggu keseimbangan hormone dan

Beberapa pria mengonsumsi susu protein tinggi yang terbuat dari kedelai. Konsumsi yang berlebih ini akan memberikan efek buruk pada kesehatan pria khususnya masalah hormon. Pria akan mengalami gangguan berupa naiknya kadar estrogen yang ada pada tubuh. Naiknya hormon ini bisa mengganggu kerja testosteron.

6. Penambahan lemak berlebih

Selain mengandung protein yang tinggi, suplemen susu protein juga mengandung lemak dan gula yang tinggi. Meski bentuknya cair, kalori yang dihasilkan cukup tinggi sehingga kemungkinan terjadi kelebihan kalori bisa terjadi. Jika kelebihan kalori terjadi pada tubuh Anda, maka tubuh akan mencadangkan sisa kalori menjadi lapisan lemak dalam jumlah yang banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top