6 Jenis Diet yang Ampuh Turunkan Berat Badan, Wajib Kamu Coba

Armoura
Gambar: Pixabay

Salah satu cara untuk menurunkan berat badan dan memimilki badan ideal ialah dengan mengikuti program diet. Diet sendiri memiliki beragam jenis yang bisa diterapkan. Ada beberapa diet yang fokus mengurangi nafsu makan, sementara yang lain membatasi kalori, karbohidrat, atau lemak.

Karena semua metode mengklaim lebih unggul, mungkin sulit untuk mengetahui mana yang pantas untuk dicoba. Yang benar adalah bahwa tidak ada satu diet yang terbaik untuk semua orang dan apa yang mungkin berhasil bagi kamu, mungkin tidak bekerja untuk orang lain.  Produk diet terbaik, disini. 

Oleh karena itu sangat penting mengetahui jenis diet apa saja yang bisa kamu terapkan untuk tubuhmu. Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, 6 jenis fiet yang ampuh turunkan berat badan, wajib kamu coba, Selasa (28/4/2020).

1. Diet mayo

Gambar: Pixabay

Diet mayo yang sebenarnya merupakan diet penurunan berat badan yang difokuskan kepada pengubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Namun sayangnya, ada pemahaman dan penerapan diet mayo yang keliru. Produk diet terbaik, disini. 

Pemahaman keliru mengenai diet mayo ini erat dikaitkan dengan diet grapefruit atau diet mayo palsu. Secara khusus, diet mayo menganjurkan seseorang untuk mengonsumsi rendah karbohidrat tetapi tinggi lemak dengan menyisipkan grapefruit sebagai salah satu menu utama di dalamnya.

2. Diet General Motors

Diet yang satu cukup dikenal denagn nama diet GM (General Motors). Diet yang satu ini dilakukan dengan cara memperbanyak minum air mineral dan menghindari alkohol. Kemudian minum susu kedelai minimal 3 gelas, dan makan buah pisang sebanyak 8 buah. Tak lupa, diet yang bermula dari perusahaan General Motor ini juga menghindari nasi, gula, dan garam. Diet GM ini dikenal mampu menurunkan berat badan hingga 6-9 kilogram dalam seminggu. Produk diet terbaik, disini. 

3. Diet Shake

Gambar: Pixabay

Diet shake juga dapat diandalkan ketika kamu tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja dan menyiapkan makanan sehat. Seorang ahli menyatakan bahwa diet shake dapat menjadi alternatif pilihan ketika kamu kerap kali melewatkan waktu sarapan yang penting untuk mengontrol berat badan dalam waktu jangka panjang. Produk diet terbaik, disini. 

Sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2010 menunjukkan bahwa diet shake  yang mengandung nutrisi makro esensial bagi tubuh berhasil menurunkan berat badan pada 93 persen partisipan yang mengalami obesitas. Tidak hanya itu, diet shake juga dapat mengubah komposisi tubuh termasuk perbaikan pada komponen radang dan stres oksidatif yang merupakan faktor kunci pemicu penyakit kronik.

4. Diet Katogenik

Diet katogenik dikenal dengan pola diet yang mengandalkan lemak dan protein dan mengesampingkan karbohidrat. Tidak hanya dapat membantu kamu menurunkan berat badan dengan cepat, diet keto juga memiliki manfaat lain seperti mengontrol nafsu makan, mengontrol kadar gula darah, dan membuat otak menjadi lebih fokus. Produk diet terbaik, disini. 

Umumnya disarankan makanan berlemak tinggi seperti es krim, daging, telur, sosis, udang, tuna, mayonnaise, dan makanan lain yang rendah karbohidrat tapi tinggi lemak. Namun pada diet ini, juga dianjurkan untuk menghindari makanan yang mengandung gula dan zat tepung, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, roti, dan pasta.

5. Diet Rendah Lemak

Gambar: Pixabay

Bila kamu menjalankan diet ini, maka makanan yang harus dikonsumsi adalah rendah lemak. Namun bukan berarti tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sama sekali. Kamu tetap harus mengonsumsi makanan mengandung lemak untuk menambah energimu, namun dalam kadar yang tidak banyak. Produk diet terbaik, disini. 

Dan yang harus dipeharikan di sini adalah menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh. Contoh makanan yang mengandung lemak jenuh adalah makanan yang digoreng dengan banyak minyak, atau lebih dikenalnya seperti gorengan.

6. Diet OCD

Jenis diet OCD atau Obsessive Combuzier’s Diet dikenal banyak yang menyukai karena dinilai lebih efektif menurunkan berat badan dalam waktu yang terbilang cepat. Dalam diet ini, kamu diperbolehkan memakan apapun yang kamu suka.

Namun, porsi makan dalam diet ini tentunya sewajarnya saja. Nah, pada diet ini diterapkan sistem puasa, di mana waktunya akan meningkat seiring dengan berjalannya masa diet itu sendiri. Jika pada awal-awal menjalankan diet, kamu boleh makan selama kurun waktu 8 jam, maka beberapa hari kemudian, waktu makan tersebut akan berkurang menjadi 6 jam, bahkan 4 jam saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top