Jerawat di Jidat, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi yang Wajib Diketahui

Armoura
Armoura
Gambar: Istimewa

Jerawat merupakan masalah kulit yang terjadi ketika folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Kondisi ini umumnya ditkamui dengan munculnya bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh, seperti wajah, leher, punggung, dan dada.

Jerawat terjadi ketika folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Hal tersebut menyebabkan peradangan serta penyumbatan pada pori-pori kulit. Peradangan ini ditandai dengan munculnya benjolan kecil (yang terkadang berisi nanah) di atas kulit.

Selain di pipi dan di jidat salah satu tempat jerawat yang kerap muncul di wajah ialah di Jidat. Salah satu faktor risiko munculnya jerawat di jidat ialah karena peningkatan produksi minyak atau sebum di area jidat. Peningkatan produksi minyak umumnya dipicu oleh perubahan hormon, stres, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, jerawat di jidat, ini penyebab dan cara mengatasi yang wajib diketahui, Senin (18/5/2020).

Penyebeb Jerawat di Jidat :

Armoura
Gambar: Istimewa
  • Pubertas

Peningkatan kadar hormon yang terjadi pada masa pubertas dapat meningkatkan produksi minyak di kulit, termasuk area jidat. Hal ini tentu bisa menyebabkan terbentuknya jerawat. Bahkan jidat menjadi lokasi paling umum munculnya jerawat pada masa pubertas.

  • Rambut yang kotor

Rambut juga dapat menjadi sumber jerawat di jidat. Jika Kamu memiliki rambut yang kotor, berminyak, dan jarang dicuci maka minyak dan kotoran rambut dapat menempel di jidat. Selanjutnya, pori-pori pun bisa tersumbat dan menyebabkan munculnya jerawat di jidat.

  • Produk penataan rambut

Produk penataan rambut, seperti halnya pomade, minyak, dan gel dapat memicu munculnya jerawat di jidat. Produk-produk tersebut umumnya mengandung minyak kelapa yang membuat kulit kepala dan jidat Kamu lebih berminyak sehingga rentan terkena jerawat.

  • Sering menyentuh jidat

Sering menyentuh jidat secara tidak sengaja maupun sengaja dengan tangan yang kotor bisa memicu munculnya jerawat pada jidat. Jari-jari tangan menyimpan minyak dan bakteri yang bisa masuk ke dalam pori-pori ketika Kamu menyentuhnya.

  • Iritasi kulit

Menggunakan riasan tertentu atau aksesoris seperti topi dan ikat kepala dapat mengiritasi jidat, terutama jika kulit Kamu sensitif. Iritasi kulit yang terjadi pun bisa memicu munculnya jerawat di jidat Kamu.

  • Penggunaan produk kosmetik

Penggunaan produk kosmetik yang mengandung minyak atau bahan kimia tertentu juga bisa menyebabkan tersumbatnya pori-pori yang memicu munculnya jerawat.Bahkan pada seseorang yang memiliki jenis kulit sensitif, penggunaan produk kosmetik yang sembarangan juga bisa menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit.

Cara Menghilangkan Jerawat di Jidat:

Armoura
Gambar: Istimewa

1. Menggunakan bahan alami

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bahan alami yang bisa membantu mengatasi jerawat di jidat. Salah satunya adalah madu dan kayu manis. Kedua bahan tersebut diyakini mampu mengatasi peradangan dan menghilangkan jerawat di jidat karena memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri.

2. Menggunakan obat oles

Obat oles umumnya digunakan untuk mengobati jerawat ringan hingga sedang. Ada beberapa bahan obat oles yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan jerawat di jidat, yaitu asam salisilat, benzoil peroksida, golongan antibiotik, dan retinoid topikal. Meski cukup efektif untuk mengatasi jerawat yang tidak terlalu parah, obat oles terkadang bisa menimbulkan iritasi pada kulit.

3. Mengonsumsi obat minum

Selain menggunakan obat oles, jerawat di jidat yang kondisinya cukup parah bisa diatasi dengan mengonsumsi obat oral atau minum, seperti obat antibiotik, antiradang, dan retionid atau vitamin A. Namun, penggunaan obat minum harus berdasarkan anjuran dokter.

4. Melakukan prosedur perawatan

Beberapa tindakan medis juga bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat di jidat. Beberapa di antaranya adalah ekstraksi komedo, chemical peeling, terapi sinar, injeksi kortikosteroid pada jerawat, dan mikrodermabrasi wajah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top