Perawatan Kulit Berminyak, Kenali Penyebab dan Tanda-tandanya

Armoura
Liputan6.com

Kulit berminyak merupakan masalah umum banyak orang. Kulit berminyak disebabkan oleh kelenjar di kulit yang memproduksi sebum berlebih. Sebum berlebih ini dapat menyebabkan kulit berminyak, pori-pori tersumbat, dan jerawat.

Minyak sebenarnya penting untuk menjaga kulit tetap tetap lembut dan menjaga kelembaban dan iritasi lingkungan. Namun, minyak berlebih bisa menyebabkan serangkaian masalah kulit seperti jerawat dan komedo. Banyak cara mengatasi minyak berlebih di kulit.

Namun, ada penyebab umum yang bisa membuat kulit semakin berminyak. Beberapa penyebab kulit berminyak bahkan tak disadari dapat memicu minyak berlebih. Menghilangkan sebum atau minyak alami secara agresif di kulit malah akan menyebabkan lebih banyak minyak yang diproduksi. Berikut perawatan kulit berminyak yang dilengkapi dengan penyebab dan tanda-tandanya.

  • Penyebab Kulit Berminyak

Ada banyak penyebab kulit berminyak. Anda perlu mengetahui faktor apa yang membuat Anda mengalami kondisi ini agar bisa mengetahui solusinya. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan kulit menjadi berminyak.

Usia

Orang di usia muda lebih rentan mengalami kulit yang berminyak. Hal ini dikarenakan semakin tua usia seseorang, maka produksi minyak di kulit akan semakin sedikit. Kulit yang menua akan kehilangan protein seperti kolagen.

Kondisi ini mengakibatkan kelenjar sebaceous bekerja lebih lambat. Itu sebabnya banyak orang tua memiliki kulit yang cenderung kering. Ketika kulit mulai kering, garis-garis dan kerutan pun akan terlihat karena kurangnya kolagen dan minyak (sebum). Oleh sebab itu, salah satu keuntungan memiliki kulit berminyak yaitu tanda-tanda penuaan yang biasanya muncul lebih lambat.

Cuaca

Penyebab kulit berminyak berikutnya adalah cuaca. Ciaca panas dan lembap cenderung membuat wajah dan kulit kepala seseorang menjadi lebih berminyak. Oleh karena itu, di musim kemarau terutama, produksi minyak cenderung lebih banyak.

Punya Pori-pori besar

Penyebab kulit berminyak lainnya adalah pori-pori wajah besar. Penyebab pori-pori wajah membesar dan melebar dikarenakan pertambahan usia, kenaikan berat badan dan jerawat. Orang yang berpori besar biasanya cenderung memperoduksi minyak lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak.

Hormon yang Tidak Seimbang

Hormon yang tidak seimbang ternyata dapat membuat kelenjar sebaceous terlalu aktif. Biasanya hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti makan, olahraga, penggunaan alat kontrasepsi, menstruasi, kehamilan dan menopause.

Faktor Genetik

Penyebab kulit berminyak berikutnya adalah faktor genetik. Kondisi ini cenderung diturunkan dari dalam keluarga. Oleh karena itu, jika salah satu orang tua Anda memiliki kondisi seperti ini, Anda juga kemungkinan memiliki masalah yang sama.

Apalagi jika orang tua Anda memiliki kulit berminyak. Risiko Anda untuk mengalami kondisi yang sama juga semakin besar.

  • Tanda-tanda Kulit Berjerawat

Minyak biasanya paling sering muncul pada wajah dan kulit kepala. Orang yang memiliki kulit berminyak umumnya memiliki tanda-tanda dan gejala seperti:

– Kulit wajah terlihat lengket, mengkilap, basah, dan berkilau

– Pori-pori terlihat besar dan jelas pada kulit wajah

Wajah mudah berjerawat

– Banyak tumbuh komedo

– Rambut mudah lepek karena kulit kepala yang berminyak

Berbagai tanda dan gejala ini tingkatannya bisa berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang kulit wajahnya sangat berminyak dengan pori yang besar tetapi ada juga yang hanya minyakan tetapi pori-porinya kecil.

  • Perawatan Kulit Berminyak

Memiliki kulit yang berminyak tentu butuh perawatan khusus. Tujuannya agar minyak di wajah tak semakin bertambah hingga bisa menyebabkan jerawat dan masalah lainnya. Berikut berbagai perawatan yang bisa dicoba:

Rutin Mencuci Muka

Mencuci muka dua kali sehari menjadi rutinitas wajib yang tak boleh dilewatkan. Bersihkan wajah saat pagi setelah bangun tidur dan malam hari sebelum terlelap kembali.

Gunakan produk pembersih wajah yang sesuai jenis kulit. Usahakan untuk membeli produk sabun dengan bahan yang ringan tanpa wewangian atau bahan kimia keras yang bisa mengiritasi kulit.

Gunakan Toner

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menemukan fakta bahwa astringent alami seperti witch hazel bisa menenangkan kulit.

Pada sebagian orang, astringent alami membantu membuat pori yang membesar tampak lebih kecil. Selain itu, toner ini juga bisa menghilangkan sisa produk make up yang menyumbat pori.

Namun, tidak semua orang dengan kulit yang berminyak cocok menggunakan astringent alami. Terkadang ada orang yang justru kulitnya terasa gatal atau seperti kesemutan. Oleh karena itu, selalu tes produk sebelum menggunakannya ke seluruh wajah.

Jika tidak cocok, Anda bisa menggunakan toner jenis apa pun yang tidak menimbulkan efek yang merugikan. Toner yang mengandung asam laktat, glikolat, atau salisilat bisa membantu membersihkan pori dengan cara mengeksfoliasi kulit mati.

Gunakan Pelembap

Pelembap banyak dihindari oleh orang dengan kulit berminyak hanya karena dianggap menambah kilang minyak di wajah. Padahal, orang dengan tipe kulit ini juga bisa mengalami kulit kering dan dehidrasi.

Pilihlah pelembap berbahan ringan yang mengandung asam hialuronat atau lemon yang memiliki sifat anti astringent dan anti bakteri. Selain itu, carilah produk berlabel non-komedogenik berbahan dasar air agar tidak menyumbat pori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top