9 Cara Mengatasi Kulit Wajah Berminyak dengan Mudah, Efektif dan Mudah

Sumber: Pixabay

Kulit wajah berminyak disebabkan oleh produksi sebum yang berlebih. Produksi sebum yang berlebih bisa menyebabkan kulit berminyak dan berujung pada kulit kusam, pori-pori tersumbat, komedo, hingga jerawat.

Namun, jangan menganggap sebum adalah musuh kulit berminyak karena sebum ternyata juga bermanfaat untuk melembapkan kulit. Perhatikan cara mengatasi kulit berminyak berikut ini agar produksi sebum dapat terkontrol serta kelembapan kulit tetap terjaga. Berikut ulasannya yang telah dirangkum dari SehatQ.

Cara Mengatasi Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat

Cara mengatasi kulit berminyak tidak bisa dilakukan sembarangan. Pasalnya jika dilakukan secara berlebihan atau tidak tepat, kulit wajah bisa menjadi kering, iritasi, bahkan mungkin menimbulkan jerawat. Nah, untuk mengetahui cara mengatasi kulit berminyak di wajah dengan benar dan efektif, simak penjelasannya di bawah ini.

Rutin mencuci wajah

Jika Anda memiliki kulit berminyak, mencuci muka secara rutin dapat mencari salah satu cara mengatasi kulit berminyak di wajah. Anda bisa mencuci muka saat pagi dan sore hari, serta setelah berolahraga. Hindari sabun cuci muka dengan wewangian dan kandungan yang terlalu kuat karena bisa membuat kulit kering dan menyebabkan iritasi, sehingga membuat kulit lebih banyak memproduksi sebum. Sebagai gantinya, gunakan sabun cuci muka dengan kandungan yang lembut,.

Keringkan wajah dengan benar

Setelah mencuci muka, keringkan wajah Anda dengan cara menepuk-nepuk kulit menggunakan handuk lembut. Sebisa mungkin jangan gunakan handuk di wajah dengan gerakan menarik atau menggunakan kain yang kasar karena bisa mendorong kulit untuk memproduksi lebih banyak sebum sehingga kulit wajah Anda jadi berminyak.

Gunakan toner

Cara mengatasi kulit berminyak berikutnya adalah menggunakan toner. Orang yang memiliki kulit berminyak dapat menggunakan toner yang mengandung alkohol untuk membuat kulit wajahnya menjadi kering. Anda bisa juga coba menggunakan toner dengan astringent alami, seperti witch hazel, yang mampu menenangkan kulit dan mengatur produksi sebum di wajah. Pada beberapa orang, toner dengan astringent alami dapat membantu mengecilkan pori-pori kulit wajah dan menghilangkan sisa produk make up yang dapat menyumbat pori-pori.

Pakai pelembap

Orang dengan kulit wajah berminyak mungkin menghindari penggunaan pelembap lantaran dapat membuat kulit mereka terlihat lebih berminyak. Padahal menggunakan pelembap yang tepat bisa bermanfaat bagi pemilik kulit berminyak. Bagi Anda yang memiliki kulit wajah berminyak, pilihlah jenis pelembap tanpa kandungan minyak guna menjaga kulit tetap lembap tanpa terasa berminyak. Anda juga bisa menggunakan pelembap dari bahan alami.

Sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa gel lidah buaya dapat menjadi pilihan pelembap yang baik untuk mengobati jerawat dan kulit wajah berminyak. Sejumlah kandungan dalam gel lidah buaya memiliki efek menenangkan pada kulit. Kendati demikian, pastikan gel lidah buaya tidak mengandung alkohol yang justru dapat membuat kulit wajah Anda kering dan iritasi.

Oleskan tabir surya (sunscreen)

Penggunaan tabir surya dapat membantu mencegah kulit keriput dan flek hitam akibat paparan sinar matahari. Untuk mencegah timbulnya jerawat, pilihlah tabir surya yang mengandung zinc oxide dan titanium dioksida. Hindari menggunakan sunscreen yang mengandung minyak dan wewangian. Gunakan sunscreen dengan SPF 30 secara rutin setelah menggunakan pelembap setiap sebelum pergi beraktivitas di luar rumah.

Gunakan blotting paper (kertas minyak)

Cara mengatasi kulit berminyak di wajah saat beraktivitas di siang hari adalah menggunakan blotting paper atau kertas minyakyang berfungsi untuk menyerap minyak dari kulit. Kertas minyak memang tidak dapat mengontrol produksi sebum pada kulit, tetapi bertujuan untuk mengangkat minyak berlebih dari kulit sepanjang hari agar kulit wajah Anda terlihat kurang mengkilap.

Pakai masker lumpur

Masker lumpur dapat menjadi cara mengatasi kulit berminyak di wajah lainnya. Masker lumpur memiliki kandungan mineral, seperti smectite atau bentonite yang dapat membantu mengurangi dan mengangkat produksi minyak berlebih di wajah agar terlihat kurang mengkilap, tanpa membuat kulit menjadi iritasi. Gunakan masker lumpur seminggu sekali dan oleskan pelembap ringan sesudahnya.

Selain masker lumpur, Anda bisa mengatasi kulit berminyak di wajah dengan masker dari bahan-bahan alami, seperti madu dan oatmeal. Kandungan antibakteri dalam madu dan antioksidan pada oatmeal dapat membantu mengurangi produksi minyak dan melembutkan kulit wajah.

Rutin lakukan eksfoliasi

Melakukan eksfoliasi secara rutin dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati di wajah yang menyebabkan penyumbatan pori-pori. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari munculnya masalah jerawat. Selain itu, eksfoliasi juga dapat membantu mengecilkan ukuran pori-pori kulit wajah.

Hindari kebiasaan menyentuh wajah

Hindari melakukan kebiasaan menyentuh wajah karena dapat menyebarkan kotoran, minyak, dan bakteri yang berpindah dari tangan Anda ke wajah. Anda hanya boleh menyentuh wajah saat membersihkan wajah dan menggunakan produk perawatan kulit wajah. Namun, pastikan kedua tangan Anda sudah bersih sebelum menyentuh wajah, ya.

Selain melakukan berbagai langkah di atas, cara mengatasi kulit berminyak di wajah lainnya adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Akan tetapi, jika kulit berminyak masih sulit diatasi, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit guna mendapatkan rekomendasi perawatan lebih lanjut.

 

 

Mengenal AHA Mandelic Acid yang Cocok untuk Kulit Sensitif

Sumber: Pixabay

Dalam merawat kulit wajah, salah satu treatment yang sering diterapkan adalah peeling menggunakan asam golongan alfa-hidroksi atau AHA. Namun, individu dengan kulit sensitif biasanya ragu menggunakan asam golongan AHA karena risiko iritasinya. Apabila Anda memiliki kulit sensitif dan ingin melakukan eksfoliasi, mandelic acid cenderung akan cocok digunakan. Apa kehebatan mandelic acid? Berikut ulasannya yang telah Armoura rangkum dari SehatQ.

Mengenal Apa Itu Mandelic Acid

Mandelic acid atau asam mandelat adalah salah satu kandungan populer dalam produk-produk perawatan kulit. Mandelic acid masuk ke dalam golongan AHA atau asam alfa-hidroksi (alpha-hydroxy acid), kelompok asam yang memiliki kemampuan untuk mengeksfoliasi kulit.

Anda yang hobi mempelajari kandungan skincare tentu tahu manfaat dan jenis-jenis asam alfa-hidroksi, termasuk yang populer yakni asam glikolat dan asam sitrat. Apabila asam glikolat dibuat dari tebu, maka asam mandelat atau mandelic acid dibuat dari almond pahit.

Kemampuan mandelic acid sebagai AHA untuk mengeksfoliasi kulit membuatnya dikaitkan dengan beragam manfaat lain, termasuk mengatasi jerawat dan mengurangi hiperpigmentasi.

Manfaat Mandelic Acid atau Asam Mandelat untuk Kulit

Sumber: Pixabay

Sebagai salah satu asam golongan AHA, mandelic acid menawarkan manfaat berikut ini:

  1. Mempercepat pertumbuhan sel kulit baru

Seperti yang disinggung di atas, mandelic acid adalah salah satu jenis asam alfa-hidroksi (AHA). Asam-asam dalam keluarga AHA merupakan eksfoliator yang mampu menyingkirkan sel kulit mati. Sel kulit mati di wajah tersebut akan segera digantikan dengan sel kulit baru sehingga wajah akan lebih cerah dan lembut.

  1. Merangsang produksi kolagen

Asam mandelat membantu merangsang produksi kolagen, jenis protein utama pada kulit dan jaringan ikat. Produksi kolagen yang meningkat tersebut akan membantu memperbaiki penampakan kulit dan membuatnya terlihat kencang.

  1. Lembut untuk kulit

Mandelic acid memiliki kelebihan lain dibandingkan asam-asam AHA lainnya, yakni cenderung lebih gentle atau lembut di wajah. Efek asam mandelat yang lembut ini membuatnya ideal untuk Anda yang memiliki kulit sensitif.Sifat lembut mandelic acid diyakini berasal dari ukuran molekulnya yang besar. Karena memiliki ukuran molekul yang besar, mandelic acid akan menembus lapisan kulit dengan perlahan dan lebih lambat sehingga efek iritasinya cenderung kecil.

  1. Mengatasi jerawat

Jerawat dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk minyak berlebih, sel kulit mati, bakteri, hingga peradangan. Produk yang mengandung asam mandelat membantu mengendalikan faktor-faktor tersebut sehingga efektif untuk mengurangi dan mengatasi jerawat.

Sebuah studi yang dipublikasikan awal tahun 2020 menyebutkan, melakukan peeling dengan 45% asam mandelat memiliki efektivitas yang setara dengan 30% asam salisilat demi mengendalikan jerawat. Asam mandelat atau mandelic acid juga disebutkan menimbulkan efek samping yang lebih sedikit.

  1. Mengurangi hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi adalah kondisi menggelapnya area kulit tertentu karena produksi melanin yang berlebih. Hiperpigmentasi dapat terjadi dalam beberapa bentuk, termasuk bercak hitam atau bintik hitam. Mandelic acid diyakini memiliki efek mencerahkan untuk bintik-bintik hitam di wajah, seperti yang dialami oleh individu yang memiliki kondisi melasma.

  1. Meminimalisir penampakan kerutan dan garis halus

Melakukan peeling dengan mandelic acid membantu merangsang produksi kolagen.   Produksi kolagen yang meningkat tersebut dikaitkan dengan pengurangan penampakan kerutan dan garis halus sehingga wajah akan terlihat lebih muda dan cerah.

Risiko dan Efek Samping Mandelic Acid yang Wajib Diperhatikan

Sumber: Pixabay

Mandelic acid memang menjadi asam golongan AHA yang cenderung gentle. Namun, asam ini bukannya tanpa peringatan penggunaan dan risiko efek samping. Sebelum menggunakan produk yang mengandung mandelic acid, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Beberapa orang akan berisiko mengalami efek samping iritasi berikut ini saat menggunakan produk mandelic acid atau asam mandelat:

  • Kulit kemerahan
  • Pembengkakan pada kulit
  • Gatal pada kulit

Apabila gejala iritasi di atas terjadi beberapa hari atau minggu setelah penggunaan pertama mandelic acid, ada kemungkinan bahwa Anda terlalu berlebihan dalam aplikasinya. Kurangi dosis atau takaran produk dalam penggunaan berikutnya untuk menghindari iritasi lebih lanjut.

Mandelic acid adalah salah satu asam golongan AHA yang cocok untuk kulit sensitif. Manfaat ini dimiliki mandelic acid karena memiliki ukuran molekul yang cenderung besar, sehingga risiko iritasi pun kecil bagi penggunanya. Namun, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memasukkan mandelic acid ke dalam ritual perawatan wajah Anda.

Mengenal Essence, Perawatan Kulit Andalan ala Orang Korea Selatan

Mengenal Essence, Perawatan Kulit Andalan ala Orang Korea Selatan

Sumber: Pixabay

Perawatan kulit atau skincare adalah salah satu rutinitas yang paling penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Nah, bagi Anda yang keranjingan skincare, mungkin sudah tak asing lagi dengan produk bernama essence.

Ya, banyak perempuan yang mewajibkan produk essence sebagai salah satu bagian dari rutinitas perawatan kulit hariannya. Lantas, apa itu essence dan manfaatnya untuk kesehatan kulit Anda? Berikut ulasannya yang telah dirangkum dari SehatQ.

Mengenal Apa Itu Essence

Sumber: Pixabay

Produk essence menjadi primadona sejak tren perawatan kulit ala Korea Selatan mulai populer. Essence adalah cairan berbahan dasar air yang mengandung konsentrasi bahan aktif tinggi dan ekstrak tumbuh-tumbuhan di dalamnya. Meski memiliki formula yang cair, tekstur essence cenderung lebih kental dari air biasa dan toner.

Akan tetapi, tekstur cairannya pun tidak sekental dan sepadat serum wajah. Untuk mendapatkan manfaat essence yang maksimal, gunakan setelah Anda membersihkan wajah dan menggunakan toner atau tepat sebelum menggunakan serum wajah.

Caranya, cukup tuang beberapa tetes essence ke telapak tangan, lalu oleskan ke seluruh permukaan wajah dengan cara menepuk-nepuk wajah secara perlahan. Kemudian, lanjutkan urutan pemakaian skincare Anda lainnya, seperti menggunakan serum dan pelembap.

Manfaat Essence untuk Kesehatan Kulit Wajah

Sumber: Pixabay
  1. Melembapkan kulit wajah

Manfaat essence yang utama adalah menutrisi dan melembapkan kulit wajah sehingga wajah akan tampak halus dan sehat.Hal tersebut berkat kandungan bahan aktif yang tinggi di dalamnya, seperti asam hialuronat dan ekstrak tumbuh-tumbuhan.

  1. Mencegah kulit kering dan iritasi

Seiring bertambahnya usia, lapisan kulit wajah Anda yang paling luar akan berkurang kadar kelembapannya. Akibatnya, hal tersebut memicu kulit wajah menjadi kering, bahkan iritasi.Penggunaan produk essence sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit wajah Anda sehari-hari dapat membantu mencegah masalah kulit tersebut.

  1. Mengembalikan pH kulit wajah

Manfaat essence lainnya adalah membantu mengembalikan kadar pH dalam kulit wajah. Ini penting karena produk pembersih wajah yang Anda gunakan saat mencuci muka biasanya akan ikut menghilangkan minyak-minyak alami wajah Anda.Dengan menggunakan essence setelah membersihkan wajah dan memakai toner, maka kulit wajah Anda akan kembali lembap.

  1. Mencegah penuaan dini

Lapisan kulit terluar wajah biasanya lebih sering terpapar dengan partikel debu, polusi, kotoran, mikroorganisme, dan bakteri. Jika kondisi tersebut dibiarkan terus menerus tanpa menggunakan produk perawatan kulit yang tepat maka Anda akan rentan mengalami penuaan dini.

Maka dari itu, penggunaan essence secara teratur dapat membantu melindungi lapisan kulit terluar wajah Anda. Kandungan asam hialuronat, gliserin, dan berbagai vitamin yang tinggi di dalamnya dapat membantu mencegah masalah kulit satu ini.

  1. Membantu penyerapan produk skincare lainnya

Manfaat essence yang tak kalah penting adalah membantu mempersiapkan kulit wajah agar dapat menyerap produk skincare lainnya yang akan digunakan secara efektif. Produk skincare lainnya yang dimaksud adalah serum wajah, pelembap, dan krim wajah.

Ini Perbedaan Essence dan Serum Wajah

Sumber: Pixabay

Banyak yang mengira kalau essence memiliki kandungan dan manfaat yang sama dengan serum wajah lantaran sama-sama berbahan dasar air. Essence dan serum wajah memang memiliki manfaat yang sama, yakni menutrisi dan melembapkan kulit wajah.

Akan tetapi, ada pula sedikit perbedaan essence dan serum wajah. Essence memiliki tekstur cairan yang lebih ringan dan zat konsentrasi bahan aktif lebih sedikit dibandingkan serum wajah. Essence biasanya digunakan setelah pemakaian toner untuk melembapkan kulit sebelum pengaplikasian serum.

Sementara, serum wajah memiliki tekstur yang lebih kental dan umumnya mengandung zat konsentrasi bahan aktif yang lebih banyak daripada essence. Bahkan, kandungannya lebih tinggi dibandingkan pelembap atau krim wajah.Bahan aktif yang terkandung dalam serum wajah bertujuan untuk memperbaiki masalah kulit wajah yang lebih spesifik. Misalnya, menghilangkan bintik hitam di wajah, menyamarkan garis-garis halus, hingga mencerahkan kulit.

Essence dan Serum Wajah, Manakah yang Lebih Baik?

Sumber: Pixabay

Essence dan serum wajah memiliki fungsi yang sama bagi kulit Anda. Keduanya sama-sama bekerja dengan melembapkan kulit wajah. Oleh karena itu, para pakar kesehatan kulit mengemukakan sebenarnya Anda tidak terlalu disarankan menggunakan kedua produk perawatan kulit ini secara bersamaan.

Sebaiknya Anda lebih memprioritaskan produk perawatan kulit mana yang ingin Anda pakai berdasarkan jenis kulit dan masalah kulit spesifik apa yang ingin Anda tuntaskan. Jika Anda memiliki tipe kulit wajah yang lebih sensitif dan khawatir bila konsentrasi bahan aktif yang terkandung pada skincare dapat menyebabkan iritasi (termasuk rasa gatal, kemerahan, hingga berjerawat), Anda bisa menggunakan essence.

Namun, apabila Anda ingin mengatasi kulit kering, gunakan serum yang teksturnya lebih kental dan kaya sehingga bekerja lebih baik dalam melembapkan kulit. Jika Anda merasa kurang nyaman menggunakan serum karena efeknya terlalu keras atau membuat kulit berminyak di wajah, maka pilihah essence dengan kandungan yang lebih ringan untuk melembapkan wajah.

Meski penggunaan essence cukup populer sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit ala Korea, sebaiknya sesuaikan pilihan antara essence dan serum wajah dengan kebutuhan pribadi kulit Anda. Dengan demikian, manfaat essence bisa Anda dapatkan secara maksimal.