Tips Memilih Sabun Antiseptik yang Perlu Diketahui, Jangan Asal Pilih

Gambar: Istimewa

Bakteri, jamur, dan virus memang ada banyak di sekitar Anda. Jika sistem imun sedang tidak baik, Anda akan lebih mudah untuk terkena berbagai macam penyakit. Anda dapat mencegah hal tersebut dengan menggunakan sabun antiseptik sehingga kebersihan dan kesehatan tubuh selalu terjaga.

Memilih sabun antiseptik memang terlihat mudah, tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Kami akan memberi tips memilih sabun antiseptik agar sesuai dengan kulit Anda. Tak lupa, ada juga rekomendasi produk terbaik.

Sabun antiseptik merupakan salah satu produk kebersihan tubuh yang sudah tidak asing lagi didengar dan mudah ditemukan di pasaran. Hingga saat ini, penggunaan sabun antiseptik kerap mengundang pro kontra tersendiri di tengah masyarakat.

Salah satu alasan terbesarnya adalah karena sebagian orang menganggap bahwa sabun antiseptik sebenarnya tidak menawarkan efektivitas yang lebih dibandingkan sabun biasa. Terlepas dari pro dan kontra yang ada, ada banyak manfaat yang ditawarkan sabun jenis ini.

Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, tips memilih sabun antiseptik yang perlu diketahui.

Tips memilih sabun antiseptik

Gambar: Istimewa
  1. Mengandung Bahan Antiseptik Alami

Melalui label bahan baku, Anda akan mengetahui bahan apa saja yang digunakan dalam pembuatan suatu produk sabun antiseptik. Periksa apakah dalam daftar tersebut terdapat bahan antibakteri atau antiseptik yang mampu membasmi bakteri jahat di tubuh.

Alangkah lebih baik, apabila bahan antibakteri yang digunakan berasal dari alam. Beberapa bahan alami yang efektif membasmi kuman dan kotoran misalnya timol, Sodium palmate yang berasal dari minyak kelapa, hingga glycerin.

  1. Mampu Membersihkan Hingga ke Pori-pori

Penting untuk memilih sabun antiseptik yang dapat membersihkan kulit hingga ke pori-pori. Dengan begitu, bakteri yang menempel di tubuh setelah aktivitas sehari-hari bisa  benar-benar dibersihkan secara maksimal.

Untuk mengenali produk sabun antiseptik yang efektif membersihkan secara mendalam, salah satunya bisa dilihat dari kandungan busanya yang lembut. Dengan busa lembut, sabun antiseptik tersebut bisa menjangkau kotoran bahkan hingga ke bagian tubuh terkecil.

  1. Perhatikan Jenis Kulit

Terdapat berbagai jenis sabun antiseptik yang bisa Anda sesuaikan dengan jenis kulit. Bila kulit Anda cenderung kering, pastikan sabun antiseptik yang Anda gunakan dapat melembapkan. Sebaliknya, jika kulit Anda cenderung berminyak, sebaiknya pilih sabun antiseptik yang dikombinasikan dengan bahan yang dapat mengontrol produksi minyak. Sementara itu untuk kulit sensitif, pastikan sabun antiseptik yang Anda pilih tidak mengandung bahan-bahan yang dapat membuat kulit iritasi.

  1. Mengandung Formula Ampuh Pembasmi Kuman

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, manfaat yang dihadirkan sebuah produk sabun antiseptik seharusnya juga semakin maksimal. Oleh karena itu, tak ada salahnya Anda memilih merek sabun antiseptik yang sudah dilengkapi formula dan teknologi mutakhir.

  1. Aman Digunakan Sehari-hari

Pilihlah sabun antiseptik yang aman digunakan sehari-hari dan tidak memberikan efek samping pada kulit Anda. Apabila penggunaan suatu sabun antiseptik memberikan efek seperti kulit kemerahan atau gatal, sebaiknya segera hentikan penggunaannya. Agar kesegaran tubuh semakin terjaga, jangan lupa pilih juga produk sabun antiseptik yang dilengkapi wangi segar dan tahan lama.

Saran penggunaan sabun antiseptik

Gambar: Halodoc
  • – Setelah menyentuh sesuatu yang menjadi sarang bakteri. Dalam hal ini, termasuk barang atau fasilitas umum, hewan peliharaan, dsb.

 

  • – Setelah melakukan aktivitas tinggi di luar ruangan, khususnya yang rentan polusi udara dan debu. Misalnya berolahraga, hiking, dsb.

 

  • – Anda akan berinteraksi atau melakukan kontak fisik dengan orang yang memiliki sistem imunitas tubuh lemah dan berisiko tinggi terkena infeksi. Misalnya pasien rumah sakit, pasien panti jompo, bayi, dsb.

 

  • – Adanya kontak fisik dengan orang yang terjangkit penyakit menular, seperti infeksi kulit, infeksi saluran pernapasan atas, diare.

 

  • – Anda terlibat dalam lingkungan yang mengharuskan untuk menjaga kebersihan dan tetap steril, seperti pusat perawatan anak, preschool, area persiapan makanan, dan lingkungan medis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top