Tips Memilih Sabun Untuk Kulit Berminyak, Cari yang Berbahan Alami

Gambar: Pixabay

Punya kulit muka berminyak membuat sebagian orang kurang percaya diri. Produksi minyak berlebih kerap menimbulkan jerawat. Hasil make up pun akan terlihat cakey, apalagi di siang hari yang panas. Namun kamu tak perlu khawatir,karena setiap masalah pasti ada solusinya, termasuk hal yang satu ini. Untuk mengontrol minyak di wajah, kamu bisa menggunakan sabun muka yang sesuai.

Sebelum itu untuk mengetahui jenis kulit, coba cuci muka menggunakan sabun pembersih wajah dan keringkan. Setelahnya, jangan gunakan pelembap atau apa pun pada wajah. Tunggu selama satu jam lalu tekan tisu atau kertas minyak (oil paper) di area kening, hidung, pipi, dan dagu.

Untuk kulit berminyak ditandai dengan produksi minyak (sebum) berlebihan oleh kulit. Kulit berminyak nampak mengkilap, memiliki pori-pori besar, dan terasa lebih cepat kotor. Selain itu, make up sulit menempel dan lebih rentan berjerawat. Meski demikian, kulit berminyak juga punya sisi positif. Minyak di wajah mencegah kulit dari kekeringan dan melindungi kulit dari tanda-tanda penuaan dini.

Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, tips memilih sabun untuk kulit berminyak, cari yang berbahan alami.

Pilih yang alami dan natural

Gambar: Istimewa

Buat pemilik wajah ala ‘gorengan’, kamu tetap bisa memelihara kecantikanmu dengan sabun muka yang tepat.Tidak ada salahnya kamu mencari sabun muka yang menggunakan saripati bahan-bahan alami penghalau jerawat seperti ekstrak mentimun, jeruk lemon, kunyit, atau tea tree.

Produk-produk nabati tersebut terkenal dengan kandungan vitamin dan zat-zat baik yang bisa mengurangi kadar minyak serta menghambat pertumbuhan kuman-kuman penyebab jerawat. Sabun muka bermuatan Salycilic Acid juga cocok kamu gunakan. Salicylic Acid adalah zat kimia yang berperan sebagai anti-inflamasi untuk meredakan peradangan yang terjadi saat jerawat muncul.

Banyak busa belum tentu baik

Gambar: Istimewa

Masih banyak yang beranggapan, semakin banyak busa yang dihasilkan sabun maka akan semakin bersih ketika dipakai ke muka kita. Kenyataannya, busa itu berasal dari sodium lauryl sulfate. Selain digunakan sebagai komposisi sabun muka, bahan berbasis deterjen yang kuat ini juga terdapat pada produk pembersih mobil, pembersih porselain, hingga minyak pelumas mesin. Keberadaan SLS pada sabun mukamu justru akan menghilangkan lapisan minyak alami yang melindungi kulit serta kadar air pada lapisan teratas kulit, sehingga produksi minyakmu malah tambah banyak nanti.

Hindari bahan yang memicu jerawat

Gambar: Istimewa

Setiap orang mempunyai kulit muka dengan kadar sensitivitas yang berbeda, maka tak semua sabun pembersih cocok untuk digunakan. Secara umum, pemilik kulit berminyak sebaiknya menghindari bahan-bahan tertentu seperti seperti alkohol, wewangian buatan, pewarna sintetis, paraben, atau petrokimia yang justru memantik pertumbuhan jerawat. Tak sampai di situ, ada jenis sabun muka yang partikelnya malah memblokir pori-pori kulit, sehingga menyebabkan peradangan.

Pilih dibekali oleh fungsi-fungsi tertentu

Gambar: Istimewa

Biasanya, setiap produk pembersih muka yang beredar dibekali oleh fungsi-fungsi tertentu. Selain mengontrol minyak alias oil free, pastikan sabun mukamu mengandung manfaat lain seperti mampu membersihkan hingga ke dalam pori-pori sehingga komedo pun urung muncul. Kalau wajahmu sudah terlanjur berjerawat, cari sabun yang berguna untuk mengurangi radang dan iritasi.

Dalam memilih sabun pembersih wajah untuk kulit sensitif, disarankan untuk memilih produk:

Gambar: www.shutterstock.com
  1. Hyaluronic acid

Kelebihan minyak bukan berarti memilih sabun pembersih wajah yang membuat kulit jadi kering. Pilihlah sabun pembersih wajah yang mengandung hyaluronic acid yang dapat melembapkan tanpa membuat kulit terasa berat.

  1. Niacinamide

Niacinamide efektif menyerap sebum sehingga kulit terasa tidak terlalu berminyak. Selain itu, niacinamide juga dapat merangsang produksi kolagen alami dan menyamarkan pori-pori besar.

  1. Retinol

Retinol merupakan zat turunan vitamin A yang bermanfaat menyamarkan keriput dan mengatasi hiperpigmentasi. Retinol juga merangsang produksi kolagen dan mengencangkan pori-pori, serta mengontrol produksi minyak.

  1. Asam salisilat (salicylic acid)

Asam salisilat bekerja dengan cara menyerap minyak di dalam pori-pori. Hasilnya pori-pori nampak lebih kecil dan bebas minyak.

  1. Asam glikolat (glycolic acid)

Asam glikolat mengurangi kelebihan minyak, mencegah penyumbatan pori-pori, dan menjaga kelembutan kulit, serta merangsang pengelupasan sel-sel kulit.

  1. Dimethicone

Dimethicone membuat kulit terasa halus dan tidak berminyak setelah mencuci muka. Bagi Anda yang memiliki kulit berminyak, hindari sabun pembersih wajah yang mengandung minyak mineral, petrolatum, dan petroleum, karena kandungan ini bersifat comedogenic yang dapat menyumbat pori-pori dan meningkatkan risiko jerawat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top